MD – Pengurus Madrasah Diniyah memiliki metode-metode khusus dalam membumikan ilmu agama. Militansi pengurus MD dalam mengajarkan ilmu-ilmu agama yaitu dengan cara menerapkan metode hafalan. Metode hafalan ini diwajibkan kepada semua siswa MD dari kelas I hingga kelas VI. “Metode hafalan tersebut, pada praktiknya disesuaikan dengan materi tiap kelas, yakni materi Nahwu dan Sharrof untuk siswa kelas I dan II. Sementara materi hafalan untuk kelas III ialah imrithi,” ungkap Moh. Wahied selaku kepala Madrasah Diniyah ketika dikonformasi Via telepon karena yang bersangkutan sedang pulang.
Lebih lanjut, Wahied menjelaskan bahwa metode hafalan tersebut sudah berjalan satu tahun sebelumnya, yakni pada periode pertama dalam masa jabatannya sabagai kepala Madrasah Diniyah. “Penerapan metode hafalan ini memiliki tujuan agar siswa MD benar-benar menguasai ilmu-ilmu alat, sehingga mereka bisa membaca kitab kuning. Dan bagi mereka yang memiliki semangat tinggi dalam menghafal, maka mereka akan diberi penghargaan. Penghargaan diberikan kepada mereka yang mampu menghafal dengan baik, serta sebagai motivasi kepada siswa MD secara umum,” jelasnya.
Tidak hanya itu, pihaknya juga menuturkan tentang keberhasilannya dalam menerapkan metode hafalan. “Kalau tahun lalu siswa MD hanya ada dua orang yang diberi penghargaan, namun tahun ini mengalami peningkatan yang cukup drastis, yakni kami memberikan penghargaan kepada 12 siswa,” terangnya. Pemberian penghargaan kepada siswa berprestasi tersebut diberikan pada Rabu (26/11) malam di masjid PPA. Lubansa Seatan. “Dan saya memang sengaja, pemberian penghargaan kepada siswa berprestasi dilaksanakan di Masjid PPA. Lubangsa Selatan agar siswa-siswa yang lain bisa termotivasi,” sambungnya.
“Jadi, 12 siswa MD yang mendapatkan penghargaan tersebut adalah siswa yang benar-benar menghafal dengan baik, yaitu menyelesaikan hafalannya sebelum sampai pada deadline. Dan bagi siswa MD yang lalai dalam menyelesaikan hafalannya hingga pelaksanaan ujian nanti, maka akan dikena sanksi-sanksi tertentu, agar mereka tidak lalai lagi,” tutur laki-laki yang akrab disapa Abd. One itu. [Yon/Lunk]







Posting Komentar