Dari Menulis Resensi Hingga Berprestasi

MA Tahfidh Annuqayah Adakan Lomba, Dua Santri Lubsel sebagai Juara
 
LUBANGSA SELATAN – Dalam sejarahnya, PPA. Lubangsa Selatan dikenal dengan gudang atau surga penulis. Dikenal sebagai surga penulis, karena beberapa santrinya mampu mengukir prestasi dalam bidang tulis-menulis mulai tingkat regional, nasional bahkan internasional seperti Mohammad Suhaidi, Muhammad Al-Fayadl, Achmad Fawaid, Ahmad Khatib, Mohammad Takdir Ilahi, Paisun dan sebagainya. Dalam hal menulis, mereka selalu memberikan motivasi kepada santri PPA. Lubangsa Selatan untuk tetap mempertahankan budaya tulis-menulis di pesantren yang didirikan oleh Alm. K. H. Moh. Ishomuddin AS. tersebut. “Alhasil, generasi berikutnya adalah Moh. Haukil, Moh. Kayyis, Asip Irama juga mampu menjadi juara di berbagai even lomba menulis,” ungkap Hariyadi selaku santri senior dan Anggota Majlis Pertimbangan Pengurus (MPP) itu.

Dia menambahkan, “untuk tahun ini, beberapa santri PPA. Lubsel ternyata juga mampu merpertahankan budaya tulis-menulis, seperti Ach. Zaini dan Badruddin Syariful Alim nominator antologi lima Negara”. Kemudian, disusul Ainur Rifqi yang juga mempunyai catatan manis pada even Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI) tingkat Madura yang diadakan PAC IPNU Guluk-Guluk. Selang dua minggu kemudian, Yondriani Akbar dan Moh. Husril Mubariq sebagai juara I dan III LKTI yang diadakan PC IPNU-IPPNU Sumenep. Lalu, untuk saat ini adalah Saiful Fawait sebagai juara I LKTI sekaligus juara 1 Resensi, sementara Herman S. sebagai juara III LKTI pula dalam lomba yang diadakan Madrasah Aliyah Tahfidh Annuqayah pada tanggal 16 Mei lalu.

Menurut Moh. Husril Mubariq, penasehat Perpustakaan “sebenarnya tidak hanya Saiful Fawait dan Herman yang berpartisipasi dalam lomba yang diadakan MAT dengan tema Annuqayah Menulis ini. Namun yang berhasil juara mereka berdua”. Dalam waktu yang sama Saiful Fawait, ketua Perpustakaan menambahkan, yang  berpartisipasi dalam lomba tersebut ialah Iliyas, Ainur Rifqi, Agus Sa’od, Sugiyono, Ainur Hafidz, Dika Afandi dan teman-teman yang lain. “Sebenarnya, saya dan Herman mengikuti Lomba Karya Tulis Ilmiah bukan yang pertama. Sebelumnya sudah berpartisipasi pula pada lomba yang diadakan PC IPNU-IPPNU Sumenep, dan saya hanya sebagai nominator, tidak juara. Dan yang juara waktu itu adalah Yondriani Akbar dan Moh. Husril Mubariq,” jelasnya.

Lebih lanjut, Waiet menambahkan bahwa santri-santri PPA. Lubangsa Selatan dalam berproses menulis tidak hanya menunggu ajang lomba, melainkan membiasakan diri menulis yang setiap minggunya menghasilkan tiga karya atau bahkan menulis setiap hari. Dan beberapa tulisan tersebut yang telah berhasil mereka tulis, dikirim ke berbagai media cetak seperti Radar Madura, Surabaya Pos dll. “Alhasil, untuk Radar Madura dalam rubrik resensi beberapa kali telah memuat tulisan teman-teman santri PPA. Lubangsa Selatan, khususnya Pustakawan, seperti Ainur Rifqi, Herman, sesekali saya juga ikut-ikutan mengirim, tapi jarang dimuat, he he. Jadi, setiap hari Ahad resensi teman-teman Pustakawan selalu numpang di Radar Madura. Selain itu ada teman-teman KCN yang juga mengirim tulisan ke Surabaya Pos,” tambahnya.

Sehubungan dengan itu, Herman membenarkan bahwa Saiful Fawait dan Ainur Rifqi resensinya sering dimuat di Radar Madura. Dan itu menjadi motivasi tersendiri bagi teman-teman Pustakawan yang lain, sehingga mereka juga semangat untuk menulis. “Bahkan sempat muncul ungkapan, teman-teman Pustakawan harus memiliki seragam kaos Radar Madura. Sehingga untuk saya pribadi, menargetkan dalam seminggu harus menghasilkan minimal tiga karya,” katanya.

Bagi Herman, “dalam berproses menulis saya bergabung ke Diklat yang diasuh oleh Paisun setiap Senin malam. Di samping itu saya juga banyak membaca propil-profil para penulis, seperti Paulus Mujiran, Muhyidin M. Dahlan, Agus Musthofa dll. Jadi saya banyak membaca pengalaman-pengalaman pahit mereka untuk menjadi penulis. Kemudian yang cukup menjadi motivasi untuk terus menulis adalah hadiah Lomba dan Suvenir Media Massa,” tuturnya. [Yon/Lunk/Vil].
Share this video :

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Duta Santri - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger